Loading...
News

Google Dari Bekasi

Walaupun William Shakespeare pernah berkata “Apalah arti sebuah nama?”, namun sejatinya nama adalah doa dan harapan.

Pada tanggal 30 November 2018 pukul 17.30, di Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat lahirlah Google, seorang bayi dari pasangan Andi Cahya Saputra (31 tahun) dan Ella Karina (27 tahun). Tanpa nama depan dan/atau nama belakang. Hanya Google. G-o-o-g-l-e.

Adalah ayahnya, Andi Cahya Saputra, yang memiliki ide dan menetapkan anaknya diberi nama Google. Hal tersebut terinspirasi dari search engine Google, yang menurut Andi memberikan manfaat dan kegunaan yang luar biasa bagi kehidupan banyak orang. Harapannya tentu saja, bayi yang saat lahir memiliki berat 3 kg dan panjang 48cm tersebut akan mampu bermanfaat bagi banyak orang.

Pada mulanya, banyak yang tidak setuju tatkala Andi memilih nama tersebut, termasuk istrinya. Namun demikian, setelah diberi penjelasan bahwa Google membantu menyelesaikan banyak aspek kehidupan manusia, lambat laun orang-orang di sekitarnya memahami dan menyetujui nama tersebut.

Adapun Google (search engine) sendiri lahir pada tahun 1998. Google berasal dari ejaan umum “googol” yang memiliki makna 10 pangkat 100, atau jika ditulis menjadi angka 1 yang diikuti angka 0 sebanyak 100. Founder Google, Larry Page dan Sergrey Brin, mengungkapkan bahwa pemilihan nama tersebut cocok dengan tujuan mereka, yaitu membangun search engine berskala sangat besar.

Setali tiga uang, hal tersebut pun menjadi salah satu harapan dari Andi dan Ella. Dengan filosofi arti googol, yaitu angka 1 yang diikuti angka 0 sebanyak 100, kelak anaknya dapat menjadi pemimpin yang benar dan adil.

Semoga bermanfaat and stay awesome!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *